Kamis, 14 April 2011

STANADAR OPRASIONAL PROSEDUR ( SOP ) Menyusui


STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR
(SOP)
Menyusui

A.   Pengertian
Teknik Menyusui Yang Benar adalah cara memberikan ASI kepada bayi dengan perlekatan dan posisi ibu dan bayi dengan benar (Perinasia, 1994).

B.   Tujuan

C.   Persiapan ASI
Persiapan memberikan ASI dilakukan bersamaan dengan kehamilan. Persiapan memperlancar pengeluaran ASI dilaksanakan dengan jalan :
1. Membersihkan puting susu dengan air atau minyak, sehingga epitel yang lepas tidak menumpuk.
2. Puting susu ditarik-tarik setiap mandi, sehingga menonjol untuk memudahkan isapan bayi.
3. Bila puting susu belum menonjol dapat memakai pompa susu atau dengan jalan operasi.

D.   Prosedur Kerja
1.    Cuci tangan bersih dengan sabun.
2.    Atur posisi bayi.
a.    Bayi diletakkan menghadap ke ibu dengan posisi sanggah seluruh tubuh bayi.
b.    Lengan ibu pada belakang bahu bayi, tidak pada dasar kepala, leher tidak menengadah.
c.    Hadapkan bayi ke dada ibu, sehingga hidung bayi berhadapan dengan puting susu, sedangkan telinga dan lengan bayi terletak pada satu garis lurus.
d.    Dekatkan badan bayi ke badan ibu (menempel).
Gambar 1. Cara meletakkan bayi (Perinasia, 2004)

3.    Pegang payudara kanan dengan tangan kiri, dan sebaliknya. Ibu jari pada ibu berada di atas puting, sedangkan keempat jari lain di bawah puting. Jangan menjepit puting dengan jari telunjuk dan jari tengah, karena posisi puting dalam mulut bayi yang tidak benar mengakibatkan ASI  yang keluar tidak lancar.
Gambar  2. Cara memegang payudara (Perinasia, 2004)

4.    Beri rangsangan bayi untuk membuka mulut dengan cara menyentuhkan puting susu pada pipi atau sudut mulut bayi. Setelah mulut bayi terbuka lebar, cepat masukkan puting ke mulut bayi. Usahakan areaola dapat masuk ke dalam mulut bayi. Dagu bayi menempel payudara, hidung dekat dengan payudara, tetapi lubang hidung jangan sampai tertutup payudara.

Gambar  3. Cara merangsang mulut bayi (Perinasia, 2004)

5.    Setelah selesai pada satu payudara, lepaskan dengan menggunakan jari kelingking ibu yang bersih, jari dimasukkan ke dalam sudut mulut bayi. Cara lain adalah dengan menekan dagu bayi ke bawah atau menutup lubang hidung bayi, jangan menarik puting untuk melepaskannya.

6.    Susui bayi dengan dua payudara secara bergantian ( misalnya, kiri – kanan, kanan- kiri, kiri – kanan, dan seterusnya).

7.    Sendawakan bayi dengan cara :
a.    Menyandarkan bayi di pundak ibu lalu ditepuk – tepuk punggungnya pelan – pelan.
b.    Bayi ditengkurapkan di pangkuan ibu sambil digosok – gosok punggungnya.

Gadget

Konten ini belum tersedia melalui sambungan terenkripsi.