Langsung ke konten utama

KRITERIA UNJUK KERJA ( KUK ) MENGATUR POSISI FOWLER DAN SEMI FOWLER


KRITERIA UNJUK KERJA
( KUK )
MENGATUR POSISI FOWLER DAN SEMI FOWLER
Pengertian :     memberikan posisi setengah duduk dan duduk pada pasien
Tujuan :           Memberikan kenyamanan pada pasien, Memberikan ekspansi paru
Indikasi :         pada pasien yang mengalami sesak nafas
Prosedur
A.    Tahap prainterakasi
1.      Memastikan kembali identitas pasien
2.      Mengkaji keluhan dan tanda sesak nafas
3.      Mempersiapkan peralatan :
a.       Bantsl 2-5 buah
b.      Sandaran atau punggung ( regestin ) k/p
c.       Masker
d.      Sarung tangan
4.      Seluruh peralatan diletakan ditroli atau tempat yang bersih dan diatur rapi
5.      Mebjaga perivacy pasien dan keluarga

B.     Tahap orientasi
1.      Memberikan salam kepada pasien
2.      Menjelaskan tindakan yang akan dilakukan
3.      Menjelaskan tujuan dan prosedur yang akan dilakukan
4.      Mengatur posisi pasien senyaman mungkin
5.      Meminta pasien untuk bekerja sama selama tindakan berlangsung

C.     Tahap kerja
1.      Perawat mencuci tangan
2.      Perawat memakai masker dan memakai sarung tangan
3.      Mendekatkan peralatan kepasien
4.      Embantu pasien untuk duduk ditempat tidur
5.      Menyusun bantal dengan sudut ketinggian 3-40°, bila membutuhkan posisi yang lebih tegak diposisikan dengan sudut 60°
6.      Perawat berdiri disamping kanan menghadap kepasien
7.      Menganjurkan pasien untuk menekuk kedua lutut
8.      Menganjurkan pasien untuk menopang badan dengan kedua lengan
9.      Perawat menyangga pasien dengan cara tangan kanan perawat masuk ke ketiak pasien dan tangan kiri perawat menyangga punggung pasien
10.  Menganjurkan pasien untuk mendprong badanya kebelakang
11.  Melepas sarung tangan dan masker
12.  Merapikan kembali peralatan dan pasien
13.  Perawat mencuci tangan

D.    Tahap terminasi
1.      Mengevaluasi respon pasien
2.      Perawat menyampaikan informasi mengenai perawatan selanjutnya
3.      Mengakhiri kegiatan dan memberikan salam

E.     Dokumentasi
1.      Tulis tindakan yang sudah dilakukan
2.      Waktu
3.      Evaluasi
4.      Respon
5.      Paraf
6.      Nama perawat jaga


Postingan populer dari blog ini

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR SOP Pengukuran Tanda Vital ( Pernafasan, Nadi, Tekanan Darah Dan Suhu )

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR SOP Pengukuran Tanda Vital ( Pernafasan, Nadi, Tekanan Darah Dan Suhu ) Pengertian : 1.Pernafasan menghitung jumlah pernafasan ( inspirasi yang diikuti ekspresi selaman 1 menit. 2.Nadi menghitung frekuensi denyut nadi ( loncatan aliran darah yang dapt teraba yang terdapat di berbagai titik anggota tubuh melalui perabaan pada nadi, yang lazim diperiksa atau diraba pada radialis. 3.Tekanan darah melakukan pengukuran tekanan darah ( hasil dari curah jantung dan tekanan darah perifer )mdengan menggunakan spygnomanometer dan sttoskop. 4.Suhu mengukur suhu tubuh dengan mengguanakan termometer yang di pasangkan di mulut, aksila dan rektal. Tujuan : 1.Pernafasan a)Mengetahui kesdaan umum pasien b)Mengetahui jumlah dan sifat pernafasan dalam rentan 1 menit c)Mengikuti perkembangan penyakit d)Membantu menegakkan diagnosis
2.Nadi a)Mengetahui denyut nadi selama rentan waktu 1 menit b)Mengetahui keadaan umum pasien c)Mengetahui intgritassistem kardiovaskulr<

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP ) Teknik Mengatasi Nyeri Atau Relaksasi Nafas Dalam

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP ) Teknik Mengatasi Nyeri Atau Relaksasi Nafas Dalam Pengertian : Merupakan metode efektif untuk mengurangi rasa nyeri pada pasien yang mengalami nyeri kronis. Rileks sempurna yang dapat mengurangi ketegangan otot, rasa jenuh, kecemasan sehingga mencegah menghebatnya stimulasi nyeri Ada tiga hal yang utama dalam teknik relaksasi : 1.Posisikan pasien dengan tepat 2.Pikiran beristirahat 3.Lingkungan yang tenang Tujuan : Untuk menggurangi atau menghilangkan rasa nyeri Indikasi : Dilakukan untuk pasien yang mengalami nyeri kronis
Prosedur pelaksanaan : A.Tahap prainteraksi 1.Menbaca status pasien 2.Mencuci tangan 3.Meyiapkan alat
B.Tahap orientasi 1.Memberikan salam teraupetik 2.Validasi kondisi pasien 3.Menjaga perivacy pasien 4.Menjelaskan tujuan dan prosedur yang akan dilakukan kepada pasien dan keluarga