Sabtu, 28 Mei 2011

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP ) SOP PERAWATAN LUKA BAKAR


STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR
( SOP )
SOP PERAWATAN LUKA BAKAR

Pengertian :     Melakukan tindakan perawatan terhadap luka bakar
Tujuan  :
  1. Mencegah infeksi pada luka
  2. Mempercepat penyembuhan pada luka
Indikasi : -
Perosedur pelaksanaan
A.    Tahap pra interkasi
1.      Persiapan alat
a.       Bak instrument yang berisi:
b.      Pinset anatomis
c.       Pinset chirurgis
d.      Gunting debridemand
e.       Kassa steril
f.       Kom: 3 buah
g.      Peralatan lain terdiri dari:
h.      Spuit 5 cc atau 10 cc
i.        Sarung tangan
j.        Gunting plester
k.      Plester atau perekat
l.        Desinfektant
m.    NaCl 0,9%
n.      Bengkok 2 buah, 1 buah berisi larutan desinfektant
o.      Verband
p.      Obat luka sesuai kebutuhan

2.      Persiapan pasien
a.       Luka dibuka balutanya
b.      Posisikan pasien senyaman mungkin

3.      Persiapan perawat
a.       Melakukan verifikasi perogram pengobatan
b.      Memcuci tangan
c.       Menempatkan peralatan didekat pasien denga benar

4.      Persiapan lingkungan
a.       Jaga perivacy pasien

B.     Tahap orientasi
1.    Memberikan salam sebagai pendekatan therapeutic
2.    Menjelaskan tujuan dan prosedur tindakan pada klien/keluarga
3.    Menanyakan kesiapan klien sebelum kegiatan dilakukan

C.     Tahap kerja
1.      Menjaga privacy
2.      Mengatur posisi pasien sehingga luka dapat terlihat jelas
3.      Membuka peralatan
4.      Memakai sarung tangan
5.      Membuka balutan dengan hati-hati, bila sulit basahi dengan NaCl 0,9%
6.      Membersihkan luka dengan menggunakan NaCl 0,9%
7.      Melakukan debridemand bila terdapat jaringan nekrotik. (Bila ada bula jangan dipecah, tapi dihisap dengan spuit steril setelah hari ke-3)
8.      Membersihkan luka dengan NaCl 0,9%
9.      Mengeringkan luka dengan mengguanakan kassa steril
10.  Memberikan obat topical sesuai order pada luka
11.  Menutup luka dengan kassa steril, kemudian dipasang verband dan diplester
12.  Memasang verband dan plester
13.  Merapikan pasien

D.    Tahap terminasi
1.      Mengevaluasi hasil tindakan
2.      Berpamitan dengan pasien
3.      Membereskan dan kembalikan alat ke tempat semula
4.      Mencuci tangan
5.      Mencatat kegiatan dalam lembar catatan keperawatan

E.     Dokumentasi
1.      Tanyakan dan catat respon pasien
2.      Catat kegiatan dan waktu
3.      Nama perawat yang melakukan kegiatan
4.      Paraf



Gadget

Konten ini belum tersedia melalui sambungan terenkripsi.