Kamis, 09 Juni 2011

STANDAR OPERASIONAL PEROSEDUR PEMBERIAN SUNTIKAN INSULIN


STANDAR OPERASIONAL PEROSEDUR
PEMBERIAN SUNTIKAN INSULIN
Pengertian
Injeksi sub kutan adalah suatu cara memberikan obat melalui suntikan dibawah kulit yang dapat dilakukan pada daerah lengan bagian atas sebalah luar atau sepertiga bagian tengah dari bahu, paha sebelah kuar, daerah dada dan sekitar umbilicus.
Tujuan             :
Pemberian obat melalui jaringan sub kutan ini pada umumnya dilakukan dengan perogram pemberian insulin yang digunakan untuk mengontrol kadar gula darah. Pemberian insulin terdapat dua tipelarutan yaitu jernih dan keruh karena adanya penambahan protein sehingga memperlambat absorbsi obat atau juga termasuk tipe lambat
Perosedur :
A.    Tahap persiapan
1.      Menjelasakan kepada pasien tentang tujuan dan perosedur pemberian obat
2.      Memberikan posisi yang nyaman pada pasien dan menjaga perivaci pasien
3.      Memastikan obat-obatan sudah sesuai perogram pengobatan dokter
4.      Memeriksa daftar obat pasien
5.      Menyiapkan disposabel spuit 1 cc atau 0,5 cc
6.      Menyiapkan obat yang akan disuntikan

B.     Tahap pelaksanaan
1.      Cuci tangan
2.      Jelaskan perosedur yang akan dilakukan
3.      Bebaskan daerah yang akan disuntik atau bebaskan suntikan dari pakaian. Apa bila menggunakan pakaian, buka pakaian dan singsingkan pakaian tersebut
4.      Ambil obat dalam tempatnya sesuai dengan dosis yang akan diberikan. Setelah itu tempatkan pada bak injeksi
5.      Desinfeksikan area penyuntikan dengan kapas alkohol
6.      Renggangkan dengan tangan kiri (daerah yang akan dilakukan suntikan subkutan)
7.      Lakuakn penusukan dengan lobang jarum menghadap keatas dengan sudut 45 atau 90° dari permukaan kulit sesuai dengan ketebalan lemak pasien
8.      Lakukan aspirasi, bila tidak ada darah, suntikan secara perlahan-lahan obat hingga habis
9.      Tarik spuit dan tahan dengan kapas alkohol dan sepuit yang sudah dipakai masukan kedalam bengkok.
10.  Catat hasil pemberian, tanggal, waktu pemberian, dan jenia serta dosis.
11.  Cuci tangan perawat

C.     Tahap terminasi
1.      Melakukan evaluasi tindakan
2.      Melakukan kontrak untuk tindakan selanjutnya
3.      Mengakhiri kegiatan
4.      Membereskan alat
5.      Mencuci tangan mencatat kegiatan dalam lembar catatan keperawatan

Gadget

Konten ini belum tersedia melalui sambungan terenkripsi.