Selasa, 18 Oktober 2011

Sperma

Sperma

Sperma dihasilkan di testis yang tepatnya tubulus seminiferus. Prosesnya disebut spermatogenesis. Fungsi testis lainnya yang penting adalah sekresi hormon seks jantan. Tetapi lebih tepatnya bahwa hanya sel leydig yang terdapat pada jaringan interestisial mensekresi hormone androgen. Pada awalnya membelah secara mitosis berulang ulang dan berkembang menjadi spematid. Kemudian spermatid membelah miosis menjadi spermatid. Setelah itu spermatid mengalami spermiogenesis berubah menjadi sperma, yang dipelihara oleh sel sertoli.Ukuranya sekitar 60µm

kepala

Pada bagian ini sperma mengandung suau lapisan tipis sitoplasma dan sebuah inti berbentuk lonjong dan dan hampi mengisi seluruh bagian dari kepala sperma. Bagian depan disebut acrosom( memiliki enzim hydrolytic yang terdiri dari acrosin dan hyaluronidase yang dibutuhkan saat fertilisasi ) dan bagian belakang dinamakan sentriol. Serta bagian ini juga mempuyai inti sel yang mempuyai arati pentin dalam masalah reproduksi

Leher

Daerah ini merupakan bagian yang genting dan mengndung sentriol depan dan bagian depan filament poros.

Badan

Bagian badan dari sperma mengandung filament poros mitochondria dan sentriol belakang berbentuk cincin, sehingga sering disebut bagian badan ini sebagai tenaga pusat sperma karena mitokondria memiliki enzim yang menggerakkan asam trikakboksilat dan transport electron serta fosfolirasi oksidatif, yang menghasilkan energi dalam bentuk ATP.

Ekor

Ekor sperma memeiliki 2 bagian : bagian utama dan bagian ujung. Ekor ini mengandung banyak sekali filament poros / flagellum tetapi sedikit mengandung sitoplasma.terdapat 2 sentriol terletak di bagian tengah dari. Fibril-fibril yang seperti cilia tersebar dalam ekor dan dikelilingi oleh cincin yang terdiri dari 9 pasangan fibril perifer. Fibril ini berfungsi menimbulkan gerakan ekor sperma.

Gadget

Konten ini belum tersedia melalui sambungan terenkripsi.