Langsung ke konten utama

PENYAKIT YANG UMUMNYA DAPAT DIBEKAM

PENYAKIT YANG UMUMNYA DAPAT DIBEKAM

Dan apabila aku sakit, maka DIA-lah yang menyembuhkan” (Q.s Asy Syuraa : 88)
Ini berarti menunjukan bahwa bekam juga seperti cara atau obat yang lain sekedar ikhtiar, sedangkan penyembuhnya adalah Allah SWT, yang Maha penyembuh (Asyafi’). Jadi Insya Allah penyakit yang dapat dibekam atau disembuhkan sebagai berikut:
1.         Penyakit Kronis

1.     Migraen
2.     Sakit kepala
3.     Gastritis kronis
4.     Hipertensi
5.     Stroke
6.     Ganguan hormon
7.     Ganguan mata (rabun)
8.     Alergi
9.     Ganguan pencernaan
10.            Rhemati
11.            Asam urat
12.            Ambeyen
13.            Insomnia (sulit memulai tidur)
14.            Ganguan pernapasan
15.            Gangguan saraf dan otot
16.            Sakit tulang belakang
17.            Kesemutan
18.            Gatal-gatal
19.            Bisul
20.            Hepatitis/sakit kuning/lever
21.            Katarak
22.            Kusta
23.            Batu empedu
24.            Kangker/tumor
25.            Jantung
26.            Lemah ingatan (pelupa)
27.            Masuk angin
28.            Epilepsi/ayan dll


2.       Penyakit Akut

1.     Batuk pilek
2.     Bronkitis
3.     Sakit kepala akut
4.     Gastritis akut
5.     Mual muntah
6.     Sembelit
7.     Kejang perut
8.     Terkena racun/bisa gigitan ular dan serangga dll

Refrensi:
Pengobatan dan Penyembuhan Menurut Wahyu Nabi SAW, Aiman Bin Abdul Fattan. Pustaka As-Sabil. 2004
Metode Pengobatan Nabi-Ath-Thibbun Nabawi, Ibnul Qoyyim Al Jauziyah, Griya Ilmu-2004.
Nota Kuliah Institut Latihan Herbal (INTIBAH) modul Al Hijamah-2002
Nota Kuliah Al Hijmah pada Kolej Perubatan Jawi (KPJ)-Januari 2003-02-03



Postingan populer dari blog ini

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR SOP Pengukuran Tanda Vital ( Pernafasan, Nadi, Tekanan Darah Dan Suhu )

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR SOP Pengukuran Tanda Vital ( Pernafasan, Nadi, Tekanan Darah Dan Suhu ) Pengertian : 1.Pernafasan menghitung jumlah pernafasan ( inspirasi yang diikuti ekspresi selaman 1 menit. 2.Nadi menghitung frekuensi denyut nadi ( loncatan aliran darah yang dapt teraba yang terdapat di berbagai titik anggota tubuh melalui perabaan pada nadi, yang lazim diperiksa atau diraba pada radialis. 3.Tekanan darah melakukan pengukuran tekanan darah ( hasil dari curah jantung dan tekanan darah perifer )mdengan menggunakan spygnomanometer dan sttoskop. 4.Suhu mengukur suhu tubuh dengan mengguanakan termometer yang di pasangkan di mulut, aksila dan rektal. Tujuan : 1.Pernafasan a)Mengetahui kesdaan umum pasien b)Mengetahui jumlah dan sifat pernafasan dalam rentan 1 menit c)Mengikuti perkembangan penyakit d)Membantu menegakkan diagnosis
2.Nadi a)Mengetahui denyut nadi selama rentan waktu 1 menit b)Mengetahui keadaan umum pasien c)Mengetahui intgritassistem kardiovaskulr<

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP ) Teknik Mengatasi Nyeri Atau Relaksasi Nafas Dalam

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP ) Teknik Mengatasi Nyeri Atau Relaksasi Nafas Dalam Pengertian : Merupakan metode efektif untuk mengurangi rasa nyeri pada pasien yang mengalami nyeri kronis. Rileks sempurna yang dapat mengurangi ketegangan otot, rasa jenuh, kecemasan sehingga mencegah menghebatnya stimulasi nyeri Ada tiga hal yang utama dalam teknik relaksasi : 1.Posisikan pasien dengan tepat 2.Pikiran beristirahat 3.Lingkungan yang tenang Tujuan : Untuk menggurangi atau menghilangkan rasa nyeri Indikasi : Dilakukan untuk pasien yang mengalami nyeri kronis
Prosedur pelaksanaan : A.Tahap prainteraksi 1.Menbaca status pasien 2.Mencuci tangan 3.Meyiapkan alat
B.Tahap orientasi 1.Memberikan salam teraupetik 2.Validasi kondisi pasien 3.Menjaga perivacy pasien 4.Menjelaskan tujuan dan prosedur yang akan dilakukan kepada pasien dan keluarga